
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri melalui Program Studi Sistem Informasi UNUGIRI kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kualitas akademik dan pengembangan jejaring internasional dengan menyelenggarakan International Seminar Lecturer 2026 bertema:
“Advancing Smart and Sustainable Regions through Intelligent Data-Driven Decision Making”
Kegiatan seminar internasional ini dilaksanakan di lingkungan kampus UNUGIRI Bojonegoro dan menghadirkan narasumber nasional maupun internasional yang memiliki kepakaran di bidang intelligent systems, data-driven governance, dan transformasi digital.
Seminar ini menghadirkan narasumber internasional, yaitu Professor Dr. Abdul Thalib Bon dari Malaysia yang dikenal aktif dalam penelitian bidang Artificial Intelligence, optimization, intelligent systems, decision science, dan smart analytics. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari unsur pemerintahan daerah dan akademisi, yakni Ibu Nirma Ceisa Santi, M.Kom selaku Kaprodi Sistem Informasi UNUGIRI serta Ibu Seftin Fitri Ana Wati, M.Kom.
Kegiatan seminar internasional ini terselenggara atas dukungan dan kolaborasi dari Direktorat Kerja Sama, Riset, dan Inovasi UNUGIRI dalam rangka memperkuat internasionalisasi kampus, pengembangan jejaring akademik global, serta peningkatan budaya riset dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi.
Seminar internasional ini menjadi salah satu bentuk implementasi penguatan tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam peningkatan kualitas akademik, pengembangan riset, serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia industri di era transformasi digital.
Dalam sambutannya, pihak universitas menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar terhadap tata kelola pemerintahan, pendidikan, pelayanan publik, hingga pengambilan keputusan strategis di tingkat daerah. Ledakan data (data explosion) yang terjadi melalui media sosial, layanan digital, Internet of Things (IoT), dan sistem pemerintahan berbasis elektronik menuntut hadirnya sistem informasi yang mampu mengolah data menjadi keputusan yang cerdas dan strategis.
Melalui seminar ini, peserta diajak memahami bahwa pengembangan smart region tidak hanya membutuhkan teknologi, tetapi juga membutuhkan tata kelola data yang baik, integrasi sistem informasi, kemampuan analitik, serta dukungan intelligent systems yang mampu membantu pemerintah dalam mengambil keputusan berbasis data.
Dalam paparannya, Ibu Nirma Ceisa Santi, M.Kom menyampaikan materi mengenai peran sistem informasi sebagai fondasi utama dalam membangun intelligent regional decision making. Menurut beliau, sistem informasi modern tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat administrasi, melainkan telah berkembang menjadi pusat integrasi data, monitoring pembangunan, serta pengambilan keputusan strategis berbasis analytics dan artificial intelligence.
Beliau juga menjelaskan bahwa implementasi data-driven systems mampu meningkatkan efisiensi pelayanan publik, mempercepat pengolahan informasi, meningkatkan transparansi pemerintahan, serta membantu pemerintah daerah dalam melakukan forecasting dan simulasi kebijakan pembangunan.
Sementara itu, Ibu Seftin Fitri Ana Wati, M.Kom membahas implementasi teknologi digital dan intelligent systems dalam mendukung inovasi layanan publik dan transformasi governance di era digital. Materi tersebut memperkuat pentingnya kolaborasi antara teknologi, sumber daya manusia digital, dan inovasi berkelanjutan untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Sebagai keynote speaker internasional, Professor Dr. Abdul Thalib Bon menyampaikan pentingnya pemanfaatan Artificial Intelligence, optimization, dan intelligent systems dalam mendukung pengambilan keputusan strategis pada sektor pemerintahan maupun industri. Beliau menjelaskan bahwa pendekatan berbasis data dan optimization akan menjadi fondasi utama dalam pembangunan wilayah cerdas (smart regions) di masa depan.
Seminar internasional ini juga menjadi sarana penguatan indikator kinerja utama (IKU) dan KPI Program Studi Sistem Informasi UNUGIRI, terutama dalam aspek:
internasionalisasi program studi,
kolaborasi akademik internasional,
peningkatan atmosfer akademik,
penguatan jejaring riset,
serta implementasi pembelajaran berbasis perkembangan teknologi terkini.
Tidak hanya diikuti mahasiswa dan dosen, kegiatan ini juga mengundang siswa-siswi SMK di wilayah Bojonegoro sebagai upaya memperkenalkan perkembangan teknologi informasi, artificial intelligence, dan peluang karier di bidang sistem informasi serta data analytics.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif berdiskusi mengenai smart governance, digital transformation, AI-driven analytics, serta tantangan implementasi sistem informasi di pemerintahan daerah.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Sistem Informasi UNUGIRI berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi digital yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah berbasis teknologi dan data.
Kegiatan seminar internasional ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pakar internasional memiliki peran penting dalam membangun ekosistem inovasi menuju smart and sustainable regions di era digital.
